Health Education and Physical Examination, Blood Pressure, Blood Sugar and Uric Acid

Authors

  • Mario Sandro Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Egita Windriatama Puspa Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Mizan Sahroni Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Muhammad Arif Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Silvia Andriani Universitas Muhammadiyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.56778/jabdimasbioedukes.v1i1.179

Keywords:

hipertensi, asam urat, diabetes melitus

Abstract

Kasus Hipertensi mengalami kenaikan 80% terutama di Negara berkembang tahun 2025 berdasarkan jumlah 639 juta kasus di tahun 2000, diperkirakan menjadi 1,15 milyar kasus di tahun 2005. Pemahaman penyakit ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat, sehingga perlu diadakan penyuluhan untuk mengurangi resiko stroke dan komplikasi lainnya. Penyakit komplikasi baik hipertensi, Diabetes Melitus dan Asam Urat saat ini kurangnya deteksi dini sehingga banyak penderita yang sudah mengalami komplikasi. Kesadaran akan pola hidup sehat masyrakat rendah. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu berdasarkan semua peserta yang hadir, sekitar 60% masyarakat yang dating terdiagnosis hipertensi sebelumnya. Setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah, sebagian dari mereka telah memiliki tekanan darah yang terkontrol. Namun kondisi ini perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan agar mereka yang mengalami hipertensi dapat terkontrol kondisinya serta mencegah mereka mengalami komplikasi lanjutan. Demikian halnya dengan mereka yang mengalami DM, sekitar 32%, namun masih ada sebagian (24%) memiliki kadar gula darah acak yang tinggi, selain itu sekitar (46%) mengalami Asam urat tinggi sehingga perlu ditingkatkan pola hidup sehat terutama pada konsumsi makanan

References

Andrea GY, 2013 Korelasi Derajat Hipertensi dengan Stadium Penyakit Ginjal Kronik diRSUP. Dr. Kariadi Semarang periode 2008-2012.semarang.

Centers, Khartum State, Sudan : 2007–2010, 6(2), 221–226 https://doi.org/10.5539/gjhs.v6n2p221

Damayantie N, Heryani E, Muazir, 2018:Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penatalaksanaan Hipertensi oleh Penderita di Wilayah Kerja Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2018.Jambi.

Heniawati, Thabrany H.2016.Perbandingan Klaim Penyakit Katastropik Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Provinsi DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Timur Tahun 2014. Jakarta Adhania CC, Wiwaha G, Fianza PI.2018.Prevalensi Penyakit Tidak Menular pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Kota Bandung Tahun 2013 – 2015.Bandung

Hosseini, H., Torkani, S., & Tavakol, K. (2013). The effect of community health nurse home visit on self – care self – efficacy of the elderly living in selected Falavarjan villages in Iran in , 18 (1), 47-53.

J.E. (2014). Barries to Using Text Message Appointment Reminders in an HIV Clinic, 86-89. https://doi.org/10.1089/tmj.2012.0275Kadar, K.S. (2011). The Community Health Nurses in Makassar, South Sulawesi, Indonesia: The Actual Roles of Community Nurses in Public Health Center. Saarbrucken, Germany : LAP Lambert Academic Publishing GmBH & Co KG.

Kadar, K.S., Mckenna, L., & Francis, K. (2014). Scoping the context of programs and services for maintaining wellness of older people in rural areas of Indonesia. International Nursing Review, 310-317.

Kannisto, K. A., Adams, C.E., Koivunen, M., Katajisto, J., & Valimaki, M. (2015). Feedback on SMS reminders to encourage adherence among patient taking antipsychotic medication : a cross-sectional survey nested within a randomised trial, 1-10. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2015-008574

Kemenkes RI. (2017). Situasi tenaga keperawatan Indonesia. Jakarta: Infodatin.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2017. Profil Kesehatan Indonesia.Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2018.Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pusdatin Hipertensi. Jakarta: Infodatin. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Lestari, N. L. inten. (2016). Analisis implementasi Program pengelolaan penyakit Kronis pada Puskesmas di kabupaten Tabanan tahun 2016. Denpasar.

Lumempouw, D. O., Wungouw, H. I. S., & Polii, H. (2016). Pengaruh senam Prolansis terhadap penyandang hipertensi. eBM PAAI, 4, 1-6.

Makkiawouda, F.O., Elmukashfi, T.A., & Al-tom, S. A.H. (2014). Effect of Health Educational of Diabetic Patient ae TMs Knowledge at Diabetic Health

Muhadi, 2018.JNC 8:Evidence-based Guidline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa.Jakarta

Norton, B.L., Person, A.K., Castillo, C., Pastrana, C., Subramanian, M., & Stout

Downloads

Published

2023-12-21

How to Cite

Sandro, M., Egita Windriatama Puspa, Mizan Sahroni, Muhammad Arif, & Silvia Andriani. (2023). Health Education and Physical Examination, Blood Pressure, Blood Sugar and Uric Acid . JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BIOLOGI, EDUKASI, DAN KESEHATAN, 1(1), 22–26. https://doi.org/10.56778/jabdimasbioedukes.v1i1.179